Kamis, 02 Oktober 2008

MELAMIN YANG MENGHEBOHKAN DAN MEMATIKAN

Oleh : Prayitno Ramelan
29 September 2008


Pengusaha dari daratan Tiongkok kembali membuat kejutan yang menakutkan seantero penduduk bumi ini. Alkisah ada perusahaan susu di Cina yang mencampur bahan kimia melamin kedalam adonan susu bubuknya. Sebagai akibat racun melamin tersebut, tercatat di Cina ada 4 bayi yang meninggal, 158 mengalami gagal ginjal dan 13.000 bayi lainnya harus menjalani perawatan.

Disini Menteri Kesehatan dan Kepala BPOM ikut disibukkan karena beberapa produk yang dilarang dinegeri asalnya Cina ternyata juga sudah cukup lama beredar di Indonesia. Dirumah penulispun diketahui pernah ada salah satu makanan berbahaya terebut yang pernah dimakan cucu yaitu Oreo Stick Wafer. Untuk membantu menyebarkan informasi makanan berbahaya tersbut, maka disusun artikel ini yang bahannya dikemas dari Harian Rakyat Merdeka.Semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Apa sebenarnya Melamin itu?

Kita umumnya mengenal sendok melamin, centong melamin, dingklik melamin, ya alat-alat rumah tangga itu. Tapi yang ini lain, Melamin dalam susu dan makanan Cina tadi bukan sendok atau centong yang dioplos dalam susu, tapi ini adalah senyawa organik bersifat basa dengan rumus kimia C3H6N6. Bayangkan dalam senyawa tadi kandungan nitrogennya tercatat sebesar 66%. Melamin ini biasanya digunakan untuk membuat lem, plastik dan juga pupuk. Yang diributkan karena dicampurkan kedalam susu dan makanan tadi adalah Melamin yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatan plastik.

Para pengusaha susu dan makanan nakal tadi menggunakan Melamin sebagai tindakan manipulasi terhadap pengecekan kandungan protein didalam susu encer oplosan mereka agar tetap dikategorikan normal kadar proteinnya . Tindakan berbahaya yang tidak memikirkan akibatnya kepada manusia yang mengkonsumsinya dilakukan mereka sebagai upaya menjaga normalnya tingkat kandungan protein yang turun pada saat susu dioplos dengan air.

Penggunaan melamin dalam makanan sebenarnya sudah dilarang. Walau hingga kini studi tentang efek kepada manusia belum ada, tetapi percobaan yang dilakukan pada hewan membuktikan melamin ini sangat berbahaya. Bila melamin dikonsumsi dan tercampur dengan asam sianurat, maka akan terbentuk kristal yang bisa juga jadi batu ginjal. Pada hewan percobaan, batu ginjal tadi menyumbat dan dapat menghentikan produksi urine, akibatnya adalah terjadinya kasus gagal ginjal yang dapat menyebabkan kematian.

Kasus nyata dan mirip/serupa juga pernah terjadi secara luas tahun lalu, dimana produsen mengoplos melamin dalam makanan hewan. Akibatnya ratusan anjing dan kucing mati, ribuan lainnya menderita gagal ginjal. Kasihan juga hewan-hewan tadi, karena belum ada cuci darah untuk hewan.

Selain susu produk Cina, ada beberapa makanan dan permen yang juga dikabarkan dicampur melamin. Oleh karena itu maka kita sebagai masyarakat yang sering percaya saja kepada makanan yang dipasarkan, kini harus jauh lebih hati-hati. (periksalah sebelum makan). Jangankan melamin yang tidak terlihat, dinegara kita banyak juga spekulan yang menjual daging busuk diolah ulang, barang/makanan kadaluarsa, minuman beracun, tahu dicampur formalin, obat palsu, wah macam-macam makanan yang kadaluarsa dan palsu dan beracun.Yang jadi korban ya akhirnya kebanyakan rakyat kecil juga yang kurang pengetahuan, pikirannya hanya satu asal murah dan “bisa” membeli.

Marilah kita tingkatkan kewaspadaan lagi , kita jaga anak dan keluarga kita, jangan makan dan jajan sembarangan. Bayangkan kalau kemasukan melamin, gagal ginjal, mesti cuci darah, butuh jutaan…jahat sekali ya pengusaha itu, mungkin tidak pernah tahu yang namanya neraka kali. Iya memang tidak tahu, karena kan keyakinannya lain.

Jadi marilah kita serahkan dan bergantung saja kepada kepada Ibu Menteri Kesehatan, Ibu Siti Fadilah Supari (yang charming) dan juga Ibu Kepala BPOM yang bertugas memeriksa makanan. Tapi maaf ya bu, kita agak kurang yakin juga, karena melamin ini kan ketahuan dan kita ikut ribut disini setelah mereka yang di Cina ribut-ribut. Kalau mereka tidak ribut….wah bisa bertahun-tahun kita juga ikut mengkonsumsi susu dan makanan mengandung melamin itu, ngeri membayangkannya. Semoga kita semua diselamatkan dari bala yang telah ditentukan. Amin.
Apa saja produk susu dan makanan yang harus diwaspadai/dihindari.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meminta masyarakat tidak mengonsumsi produk dengan merek di bawah ini, sebelum ada penjelasan tentang hasil pengujian dari BPOM. Berikut daftar produk makanan mengandung susu asal China yang terdaftar di (BPOM), (Sumber : Media Indonesia - 24 September 2008) :
1. Jinwei Yougoo, susu fermentasi, nomor registrasi ML 206509001378
2. Jinwei Yougoo, susu fermentasi, nomor registrasi ML 206509002378
3. Jinwei Yougoo, susu fermentasi, nomor registrasi ML 206509003378
4. Guozhen, susu bubuk full cream, nomor registrasi ML 805309001478
5. Meiji Indoeskrim Gold Monas, es krim, nomor registrasi ML 305509001116
6. Meiji Indoeskrim Gold Monas, es krim, nomor registrasi ML 305509002116
7. Oreo, stick wafer, nomor registrasi ML 227109001450
8. Oreo, stick wafer, nomor registrasi ML 827109001450
9. Oreo, chocolate sandwich cookie, nomor registrasi ML 227109001552
10. M&M's, kembang gula, nomor registrasi ML 237409005385
11. M&M's, kembang gula, nomor registrasi ML 237409002385
12. Snickers, biskuit, nomor registrasi ML 227109009385
13. Dove Choc, kembang gula, nomor registrasi ML 237409001385
14. Dove Choc, kembang gula, nomor registrasi ML 237409003385
15. Dove Choc, kembang gula, nomor registrasi ML 237409004385
16. Merry X-Mas, kembang gula, nomor registrasi ML 238409003311
17. Penguin, kembang gula, nomor registrasi ML 238409005311
18. Nestle Nesvita Materna, makanan ibu hamil dan ibu menyusui, nomor registrasi ML 862109001322
19. Nestle Milkmaid, selai susu, nomor registrasi ML 234709002206
Namun produk dengan merek yang sama yang diproduksi di dalam negeri dengan kode nomor registrasi MD tetap boleh beredar dan dikonsumsi.
Selain mengeluarkan keterangan tentang merek produk Cina yang terdaftar, BPOM juga mengumumkan produk Cina mengandung melamin yang diumumkan oleh Agri-Food and Veterinary Authority (AVA) Singapura. Ke-13 produk tersebut adalah:
1. Natural Choice, Yoghurt Flavoured Ice Bar With Real Fruit
2. Yili Bean Club, Matcha Red Bean Ice Bar
3. Yili Bean Club, Red Bean Ice Bar
4. Yili Prestige Chocliz, Dark Chocolate Bar
5. Yili Super Bean, Red Bean Chestnut Ice Bar
6. Nestle Dairy Farm, susu UHT
7. Yili High Calcium, susu rendah lemak
8. Yili High Calcium, susu
9. Yili 250 ml, Pure Milk
10. Yili 1 liter, Pure Milk
11. Dutch Lady, Strawberry Flavoured Milk (Ex.Cina, Hongkong, Singapura)
12. White Rabbit, kembang gula
13. Yili Choice, Dairy Frozen Yoghurt Bar With Real Peach and Pineapple Fruit Pieces.

SOEKARNO, SOEHARTO DAN SUSILO



























SOEKARNO, SOEHARTO DAN SUSILO

Oleh : Prayitno Ramelan

2 Februari 2008

Orang tua dari suku jawa banyak yang memberi nama anaknya dengan awalan Su atau Soe, dengan harapan anaknya akan bernasib baik, maju dan sejahtera, karena Su itu berarti baik. Maksudnya agar anaknya tersebut baik segala-galanya.. Dari banyaknya nama-nama dengan awalan Su/Soe, yang kemudian berhasil dan menjadi sangat terkenal dan hebat adalah Soekarno (Presiden pertama RI), Soeharto (presiden kedua RI) dan Susilo Bambang Yudhoyono (Yang kini masih menjabat sebagai Presiden RI).

Para orang tuanya boleh berbangga dan bersyukur dengan keberhasilan putra-putranya menjadi pemimpin Negara yang hebat ini. Indonesia memiliki 17.504 pulau pulau-pulaunya membentang sekitar seperdelapan keliling bumi. Sekitar 8.000 pulau belum dihuni, dan sekitar 7.000 an belum diberi nama.

Luas daratan mencapai 1.904.413 km2, luas lautan mencapai 3.290.000 km2, dua pertiga wilayah merupakan laut, karena itu disebut Negara maritim terbesar didunia. Wilayah Indonesia membentang dari Timur ke Barat pada garis khatulistiwa sejauh lebih dari 5.110 km, membujur dari Utara ke Selatan sejauh 1.880 km.

Indonesia mempunyai penduduk lebih dari 220 juta, terdiri dari lebih 300 suku bangsa dengan bermacam ragam bahasa daerahnya. Sejak proklamasi 17 Agustus 1945 semua bersatu dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan bahasa nasional Indonesia. Kita baru saja ditinggalkan oleh pemimpin Su/Soe kedua yaitu Mantan Presiden Soeharto yang wafat karena sakit pada usia menjelang 87 tahun.

Dari tiga nama pemimpin bangsa dengan awalan Su diatas, sementara ini tinggal satu dan incumbent. Apa kehebatan para pemimpin itu? Bung Karno mampu menunjukkan dan memperkenalkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah sebuah negara besar, berdaulat dengan konsep demokrasinya yang mempunyai keinginan terciptanya perdamaian dunia, dengan politik bebas aktif. Presiden yang mempunyai kharisma dan sebagai orator tingkat dunia dan diakui sebagai salah satu tokoh pemimpin Asia, Afrika dan Amerika Latin.

Pada saat operasi pembebasan Irian Barat, dunia mengetahui bahwa Indonesia mempunyai kekuatan Darat yang kuat, kekuatan laut besar, mempunyai kapal induk, kekuatan udara saat itu termasuk yang modern. TNI AU saat itu namanya AURI dilengkapi dengan pesawat tempur MIG 15, MIG 17, MIG 19, MIG 21,pembom menengah IL-28. Yang membuat Negara-negara tetangga merasa takut dan tidak aman karena AURI mempunyai pesawat pembom jarak jauh TU-16 yang dapat mencapai kota-kota di Australia dan dikawasan Asia Tenggara. Presiden Soekarno dengan diplomasinya mampu menempatkan Indonesia menjadi Negara yang disegani dan ditakuti dengan kekuatan udara terkuat dan termodern dikawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Presiden kedua Jenderal Besar H.M. Soeharto mampu membangun perekonomian Indonesia, pada tahun 1970 Indonesia masih sebagai negara pengimpor beras terbesar didunia, tapi pada tahun 1984 negara yang dipimpinnya berhasil berswasembada pangan. Pak Harto berhasil membangun dibidang Politik, Ekonomi, Sosial dan Budaya dan Hankam yang ditata selama 32 tahun masa jabatannya, sehingga diberi gelar bapak pembangunan. Program pendidikan, kesehatan masyarakat, posyandu, pembatasan kelahiran, yang juga mendapat perhatiannya dinilai sangat berhasil. Pak Harto menjadi salah satu pendiri Asean, menempatkan Indonesia sebagai Negara yang disegani didunia internasional.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono adalah sosok jenderal yang mampu menempatkan diri sebagai demokrat sejati sesuai dengan kehendak dan semangat reformasi. Menata Negara ini dalam masa transisi pelaksanaan demokrasi, dengan mental korupsi pejabat yang masih merajalela. Dibidang ekonomi mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi, mampu menjaga Negara dari pengaruh imbas sulitnya perekonomian global. Mampu mengatur ritme antara lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif. Mampu mengatur keseimbangan koalisi parpol. Mampu menyelesaikan konflik Aceh yang tidak pernah selesai sejak jaman Belanda. Mampu membawa Indonesia dalam pergaulan internasional hingga lebih berperan dan dihargai, termasuk dalam forum PBB. Presiden kita yang satu ini bertekad keras memberantas korupsi, dengan memberi contoh kongkrit. Itulah kira-kira keberhasilan ketiga presiden Soe/Su kita.

Akhir Yang Tidak Baik

Rakyat Indonesia mengetahui bahwa ada sesuatu yang tidak baik dan menimpa dua pemimpin kita, Bung Karno dan Pak Harto pada akhir hayatnya. Su/Soe pertama, Bung Karno saat sakit setelah kejatuhannya katanya sulit mencari dokter, diasingkan, wafat dalam kondisi yang kurang baik. Masalah politik yang membelit Bung Karno sulit dan memerlukan waktu yang lama untuk terselesaikan. Waktu berjalan juga akhirnya yang mampu menaikkan kembali kehormatan Bung Karno, bahkan kemudian putrinya Megawati, menjadi salah satu Presiden RI.

Hal yang sama terjadi kepada Su/Soe kedua, Pak Harto hingga saat akhirnya masih dicerca, didemo oleh mereka yang masih merasa sakit hati dan dendam. Persoalan hukum masih belum juga selesai, masalah Yayasan-yayasan yang didirikannya masih dalam tuntutan kasus perdata. Ada masalah hukum yang masih membelit dan tersisa pada putra dan keluarganya. Hingga kini belum ada kata putus terhadap nasib pengadilan/keadilan almarhum. Kenapa nasib kedua pemimpin Su/Soe pertama dan kedua tersebut menjadi tragis seperti itu?

Ini diantaranya karena lama keduanya menduduki jabatan sebagai Presiden. Sebagai manusia biasa, jelas manusia tidaklah sempurna, beberapa keputusan yang pada awalnya baik, akhirnya menggelincirkannya.Bung Karno dengan ide Nasakom, menempatkan tuduhan lebih pro kepada kelompok komunis, akhirnya harus menghadapi kelompok Nasionalis dan Agama. Pada saat tindakan coup G30S/PKI beliau menjadi orang yang paling disalahkan, karena Presiden.

Pak Harto dengan pemikiran Stabilitas keamanan, pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan, akhirnya dalam pelaksanaannya harus terlibat dengan ekses-eksesnya, pada akhirnya dituntut bertanggung jawab, juga sebagai presiden.

Kelemahan dan kerawanan kedua pemimpin besar diatas disebabkan kurangnya kewaspadaan keduanya saat berada dipuncak. Informasi yang diterima beliau sebagai Pimpinan Nasional ternyata tidak seakurat perkembangan situasi yang terjadi dilapangan. Dengan demikian maka keputusan yang diambilnyapun menjadi tidak tepat dan merugikannya. Apa pelajaran yang terbaik yang dapat dipetik dari kasus tersebut?. Ternyata para “inner circle” dan pembantunya yang justru membuat keduanya jatuh. Secara tidak sadar telah terjadi kompartmentasi terhadap beliau berdua. Besar kemungkinan kedua pemimpin besar tersebut masuk dalam killing ground dari konspirasi global, dalam ilmu intelijen disebut "conditioning".

Bagaimana dengan pemimpin Su/Soe ketiga yang kita miliki? Pak SBY menjadi presiden dalam masa transisi demokrasi yang sulit. Presiden SBY harus menghadapi kekuasaan kelompok kepentingan (cenderung berwawasan politik) dan hegemoni elit (berkait dengan ketahanan ekonomi). Kedua kelompok ini bersama beberapa pejabat banyak yang terlibat korupsi dengan memanfaatkan jabatannya. Dibutuhkan ketegaran menghadapi beberapa kelompok kepentingan tersebut yang sulit diharapkan kesetiaannya terhadap beliau dan negara. Yang dihadapinya adalah kepentingan individu dan kelompok. Belum lagi tantangan dan ancaman globalisasi dan menyebarnya faham dan pengaruh neo liberalisme, yang mengagungkan kapitalisme sebagai jalan keluar dari kesulitan bangsa kita.

Untuk menghindari terjadinya kasus seperti kedua pemimpin besar diatas, diperlukan kewaspadaan justru pada saat beliau masih menjabat. Presiden SBY menjadi sasaran tembak banyak pihak, bisa dimanfaatkan, bisa dibuai, bisa dijerumuskan, dan akhirnya bisa dikorbankan oleh kelompok-kelompok oportunis ataupun mungkin kembali konspirasi global akan ikut bermain. Dibutuhkan data yang akurat, analisa yang komprehensif, objectif, jujur dan jernih untuk mengantisipasi dan mengamankan baik diri dan negara yang dipimpinnya. Tanpa pikiran prejudice, kalau mau berkata jujur, banyak orang kita yang sangat baik dan terlihat sangat mengabdi kepada pejabat selama dia menjabat...tapi akan mensia-siakan begitu dia sudah turun dari jabatannya. Memang sulit mencari mereka yang benar-benar setia dinegara ini, dalam keadaan bahaya biasanya merekalah yang pertama menyelamatkan dirinya, meninggalkan si pemimpin dikeroyok orang banyak.

Kita akui memang sulit untuk menilai keberhasilan kepemimpinan nasional dalam lima tahun, dibutuhkan waktu paling tidak dua periode. Dalam masa lima tahun yang terlihat jelas lebih banyak kekurangan dibandingkan keberhasilannya.

Itulah sepenggal nama kisah Su/Soe , yang artinya baik, tapi ternyata dua orang pemimpin nasional Indonesia yang hebat dan sangat dihormati tadinya, diakhir hayatnya justru berakhir kurang baik. Kini kita akan melihat pemimpin besar Su/Soe ketiga, apakah akan berakhir baik? Semoga saja. Memang berat memimpin bangsa yang sedang berkembang dan sangat dinamis ini. Dengan para inner circle-nya yang terpelajar saya kira "bisa", walaupun kadang ada juga yang salah bicara karena tidak faham dengan yang namanya "sense of security".










EFEK DOMINO PEMBERANTASAN KORUPSI

Oleh : Prayitno Ramelan
Analis Lembaga Indset


Mendengar istilah efek domino, kita menjadi teringat kepada kisah penyebaran ideologi komunis dalam upayanya untuk menguasai kawasan Asia Tenggara pada periode tahun 1960-1975. Terdapat dua kubu, Republik Vietnam (Vietnam Selatan) yang didukung AS dan sekutunya melawan Republik Demokratik Vietnam (Vietnam Utara) yang didukung Uni Soviet, RRC dengan faham komunisnya. Setelah AS dapat dipaksa mundur pada tahun 1973 melalui pertsetujuan damai Paris, kedua negara Vietnam bersatu dibawah kontrol Vietnam Utara.

Bersamaan dengan perang Vietnam, pengaruh komunis yang dilakukan baik melalui jalur politik maupun pemberontakan bersenjata secara paralel bergerak dari RRC, turun ke Selatan dan Asia Tenggara. Aliran ditujukan untuk menyebarkan ideologi komunis dengan sasaran akhir menguasai negara-negara Kamboja, Laos, Burma, Thailand, Malaysia, Singapura dan Indonesia. Saat itu banyak para ahli memperkirakan negara-negara tersebut akan berjatuhan dibawah cengkeraman ideologi komunis seperti jatuhnya kartu domino secara berurutan.

Walaupun kekuatan komunis mampu memenangkan pertarungan di Vietnam, hegemoni komunis dikawasan Asia Tenggara akhirnya ternyata tidak berhasil. Kegagalan lebih banyak disebabkan karena masyarakat yang berbasis nasional dan agama menolak penerapan ideologi tersebut. Faham komunis dinilai bertentangan dengan budaya, adat istiadat, sistem politik dan agama negara-negara tersebut. Disamping itu negara adidaya Amerika mempunyai andil yang cukup besar menggagalkan hegemoni tersebut di Asia Tenggara.

Kini, yang terjadi dinegara kita, mulai terlihat semacam efek domino didalam pemberantasan korupsi. Pembersihan yang dilakukan KPK mulai memunculkan hasil, beberapa pejabat yang diindikasikan melakukan tindakan korupsi mulai ditangkap dan diekspose. Berawal ditangkapnya beberapa pejabat daerah (DPRD, Bupati, Walikota, para pejabat dan mantan pejabat daerah), kemudian disusul pejabat ditingkat pusat. Mereka yang terlibat korupsi baik di Kejaksaan Agung, DPR dan dibeberapa Departemen mulai ditangkap. Bahkan kini pengusutan mulai melebar kearah mereka yang menjabat ditahun 1999-2004.

Setelah dilakukan penahanan dan pemeriksaan, maka mulailah efek domino tadi berjalan. Mereka yang ditangkap mulai membuka mulut, menyebutkan siapa-siapa saja teman kerja dan bekas teman kerjanya yang juga ikut terlibat. Hamka Yandhu misalnya menyebutkan pada periode 1999-2004 semua anggota sub komisi IX DPR yang berjumlah 52 orang yang juga menikmati aliran dana yang berasal dari Bank Indonesia dengan total Rp.21,6 milyar. Mayoritas perwakilan parpol dinilai terkontaminasi. Demikian juga Agus Condro dari PDIP mulai menyebutkan siapa-siapa yang ikut terlibat.

Bahkan mantan pejabat Kepala Biro Bank Indonesia Rusli Simanjuntak yang ditahan karena kasus korupsi Bank Indonesia mulai menyebut nama Anwar Nasution yang terkenal keras sebagai Ketua Badan Pemeriksa Keuangan juga tersentuh kasus korupsi. Semua mulai terbuka, akan meluas, berurutan kesegala arah seperti jatuhnya kartu domino diatas meja.

Kini, tidak ada yang disebut setia kawan, tidak ada seorangpun yang mau berkorban untuk kawannya, mental mereka yang terlibat banyak yang jatuh. Dari kehidupan nikmat, dengan kasur empuk, kamar berpendingin, mobil bagus, berubah menjadi kamar tahanan yang kotor, kasur kecil, bahkan tidur dengan tikar ataupun triplek, ditemani nyamuk. Yang berbicara hanyalah kepentingan pribadi, tidak ada yang mau susah sendiri. Kalau dulu senang sama-sama, kini susah juga harus sama-sama, masuk penjara juga sama-sama. Terkuak bagaimana saat pembagian jatah, mereka juga saling mengkorupsi, saling membohongi satu sama lainnya.

Ada juga yang mencoba mengembalikan gratifikasi dengan harapan tidak akan ditangkap, ternyata kasusnya akan tetap diproses. Hukum kini tidak ada kompromi, semua tinggal menunggu waktu. KPK jelas harus melengkapi persyaratan bukti lengkap, lain dengan penerapan ISA (Internal Security Act) dinegara tetangga, yang dapat menangkap seseorang dinegaranya tanpa bukti awal, hanya apabila seseorang dituduh membahayakan keamanan nasional.

Kecepatan gerak KPK agak lambat karena prinsip hukum asas praduga tidak bersalah. Berita yang terkuak dipersidangan, berupa pengakuan tersangka yang menyentuh pejabat tinggi negara belum dapat ditindak lanjuti dengan penangkapan, harus didapat dahulu bukti yang lengkap. Disinilah mulai timbul sinisme masyarakat yang menganggap adanya tebang pilih pemberantasan korupsi dan kuatnya pengaruh politik terhadap upaya KPK.

Menurut KPK, pelaku korupsi terdiri dari pemberi, penerima dan obyek korupsi. Penelitian Hasan Hambali (2005) menyebutkan pelaku korupsi terdiri dari Kekuasaan Kelompok Kepentingan dan Hegemoni Elit. Piranti korupsi umumnya menggunakan perlindungan politis dan penyalah gunaan kekuasaan. Kini yang sudah terjamah baru politisi yang masuk dalam katagori kekuasaan kelompok kepentingan dan beberapa pemegang kekuasaan. Sementara Hegemoni Elit yang lebih berkait dengan ketahanan ekonomi terlihat belum terjamah dengan “significant”. Contoh kongkritnya adalah kasus BLBI.

Para politisi mudah dilumpuhkan apabila dihadapkan dengan hukum yang menjerat keterlibatannya dalam tindak korupsi. Mereka tidak bisa lari. Tetapi, bagi para hegemoni elit yang menguasai perekonomian dinegara ini, apabila dikejar hukum, mereka dengan mudah mengungsi kenegara lain dengan membawa uangnya. Sisa masalahnya di Indonesia akan diurus oleh jaringannya, seperti kasus Artalita yang mementahkan kasus BLBI Syamsul Nursalim.

Tuan rumah baru mereka akan membuka tangan selebar-lebarnya dan melindungi, karena harta yang mereka jarah dan bawa luar biasa banyaknya. Disamping itu, para hegemoni elit tadi dengan kekuatan uangnya yang trilyunan, dapat berbuat apa saja dinegara ini dimana masih banyak warganya yang ingin hidup enak dengan jalan pintas. Contoh pejabat yang dapat dibeli cukup banyak dan mulai terkuak dipersidangan.

Nah, kelihatannya efek domino sementara baru hanya akan berlaku bagi para anak negeri ini yang disebut pejabat ataupun politisi. Kita lihat saja kedepan, tidak ada yang abadi bagi kelompok yang tersangkut tindak pidana korupsi, yang abadi adalah kepentingan perorangan. Masing-masing yang tertangkap akan membuka jaringannya. Penghianatan-penghianatan akan terus berlangsung. Dapat diperkirakan banyak yang akan tercoreng korupsi, semua tergantung kepada stamina dan mental personil KPK. Pertanyaannya, mampukah KPK menjaga wilayahnya agar tidak terkontaminasi? Mampukah menjaga staminanya, karena kasus korupsi semakin lama akan semakin banyak.

Yang jelas mulai kini, banyak yang sulit tidur nyenyak dikalangan pejabat atau mantan pejabat. Jadi siapa yang enak tidur? Ya para hegemoni elit itu, disuatu tempat entah dimana, pasti diluar negeri. Jadi bagaimana KPK akan dapat mencapai dan menyentuh mereka?. Kejaksaan Agung saja sebagai aparat hukum yang dahulu demikian “power full” hampir-hampir runtuh.

Memang enak kalau jadi orang kaya semasa hidup didunia ini, kata orang menangan. Kembali kepertanyaan standard, jadi siapa yang kalahan? Ya yang miskin itu, merekalah terutama yang akan menerima akibat/efek korupsi, yaitu efek domino kemiskinan. Uang untuk pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan mereka banyak sekali yang dikorupsi disini dan juga sangat banyak yang dibawa lari keluar negeri.

Jakarta, 28 Agustus 2008

MENINJAU PACIFIC AIR FORCES




























Oleh :Marsda TNI (Pur) Prayitno Ramelan
12 Mei 2008

Saat menduduki jabatan sebagai Sekretaris Kepala Staf Angkatan Udara (Sekkasau) dengan pangkat Kolonel, penulis pada tanggal 18-24 Mei 1996 mendapat tugas mendampingi Kasau pada kegiatan Pacific Air Chief Conference di Amerika Serikat.

Air Chief Conference adalah kegiatan gathering para Kepala Staf Angkatan Udara dikawasan Asia Pasifik, dengan host Panglima Angkatan Udara AS di Pasifik (Pacific Air Forces Commander/COMPACAF), yang saat itu dijabat oleh General John. G Lorber (perwira tinggi berbintang empat).

Acara dilaksanakan di dua tempat yaitu di PACAF Headquarter di Pangkalan AU Amerika di Hawaii (Hickam Air Force Base) dan Pangkalan AU Amerika di Alaska (Elmendorf Air Force Base). Kegiatan tersebut lebih diutamakan sebagai ajang pertemuan pimpinan AU untuk dapat saling bertukar pikiran tentang Angkatan Udara.

Gathering dihadiri oleh Kasau dari negara-negara Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea Selatan, Kamboja, Philippina, Indonesia, Banglades dan Australia. Selama enam hari para Kepala Staf AU yang diundang beserta seorang perwira pendamping, diberi penjelasan tentang tugas dan tanggung jawab Panglima AU Pasifik serta dilakukan diskusi tentang perkembangan Angkatan Udara didunia.

Kesempatan peninjauan fasilitas AU Amerika Serikat dan pesawat-pesawat tempurnya merupakan pengalaman yang tidak terlupakan. Terutama peninjauan ke Elmendorf Air Force Base di Alaska yang sangat sulit untuk dikunjungi oleh orang luar selain personil AU Amerika Serikat yang ditugaskan ke Alaska atau personil AU negara lain yang terlibat dalam latihan bersama dengan USAF.

Dari Markas Besar PACAF di Hickam Air Base, rombongan Air Chiefs diajak tour oleh Panglima AU Pasifik General Lorber menuju ke Alaska. Penerbangan menggunakan pesawat Komando Panglima Pacaf, KC-135 (tanker) yang sebagian dimodifikasi menjadi pesawat VIP. Pesawat dilengkapi dengan fasilitas dan jaringan komunikasi kodalud (komando pengendalian udara) Panglima AU Pasifik yang canggih, serta peralatan canggih lainnya.

Penerbangan dari Hawai ke Alaska ditempuh dalam 6 jam. Saat memasuki wilayah Alaska pesawat VIP di-intercept dan dikawal hingga mendarat oleh dua buah pesawat F-15 Strike Eagle USAF. Setelah mendarat di Elmendorf Air Base, rombongan diberi kesempatan melakukan peninjauan beberapa pesawat tempur F-15 dan pesawat E-767 airborne warning and control system yang selalu disiagakan dalam 24 jam, lengkap dengan persenjataannya.

Saat itu di Alaska saat musim panas, tetapi suhu berkisar antara 2-10 derajat celsius, salju terdapat dipuncak bukit. Beruntung saat itu udara bersih, tidak terdapat angin yang terkenal dengan sebutan bloody windy, yang menyebabkan dinginnya menyengat dan bahkan dapat membunuh manusia. Menurut personil Air Base, pada saat winter pangkalan selalu diselimuti salju hingga semeter tebalnya, setiap saat run way harus selalu dibersihkan agar dapat dipergunakan untuk take off dan landing pesawat.

Pangkalan Elmendorf terletak dekat dengan kota Anchorage. Elmendorf adalah fasilitas AU terbesar di Alaska dimana terdapat beberapa markas militer AS, yaitu Alaskan Command (ALCOM), Alaskan NORAD Region (ANR) dan Eleventh Air Force dan 3rd Wing. Pangkalan ini selalu disiagakan dalam 24 jam sehari, karena merupakan perisai udara Amerika Serikat terhadap kemungkinan serangan udara dari arah utara.

Kini pada tahun 2008, pangkalan Elmendorf selain ditempati oleh pesawat tempur F-15 Strike Eagle juga diperkuat oleh pesawat tempur siluman F-22 "Raptor" yang sangat canggih dan sementara ini hanya dimiliki oleh USAF. Dengan sistem pertahanan gabungan antara NORAD, ALCOM dan kombinasi pesawat tempur tercanggihnya, kelihatannya sulit bagi mereka yang akan menyerang AS menembus dari arah Utara dan dari Barat.

Tetapi ironisnya dengan perlengkapan dan peralatan tercanggihnya tersebut ada kerawanan sistem pertahanan udara AS. Yaitu pernah terjadinya kegagalan sistem pertahanan udara berlapisnya menangkal dan mengantisipasi serangan terhadap dua menara WTC pada tanggal 9 September 2001 oleh kamikaze teroris. Kedua menara runtuh bukan dengan serangan bom dan explosive, tetapi dengan serangan the other explosives yaitu bahan bakar pesawat, yang dibawa oleh pesawat angkut maskapai sipil. Masalah ini kelihatannya terjadi diluar dugaan dan perkiraan dari sistem pertahanan udara mereka.

Itulah salah satu sebab AS demikian bencinya kepada teroris dan kemudian menempatkannya sebagai musuh utama. Hanya teroris yang mampu mempermalukan negara super power ini justru di main land-nya, jelas harga diri bangsa Amerika sangat terpukul. Tak ada gading yang tak retak, demikian juga, secanggih apapun sesuatu didunia ini, ada saja kelemahan, kekurangan dan kerawanan. Itulah manusia, tidak ada yang sempurna, ini sebuah pelajaran bagi kita semua, oleh karenanya negara kita tidak boleh lengah walau kita sudah merasa sehebat apapun.

Sekilas tentang Pacific Air Forces (PACAF)

Pacific Air Forces yang bermarkas di Hickam Air Force Base, Hawai, adalah satu dari sembilan Komando Utama Angkatan Udara Amerika Serikat. PACAF adalah komponen udara dari Komando Pasifik Amerika dan merupakan salah satu dari dua Komando Utama Angkatan Udara AS diluar benua Amerika. Komando satunya adalah United States Air Forces in Europe (USAFE).

PACAF yang diresmikan pada tanggal 1 Juli 1957 adalah redesign dari komando utama sebelumnya yang bernama Angkatan Udara AS Timur Jauh (United States Far East Air Forces). Misi utama PACAF adalah mensiagakan kekuatan angkatan udara dan angkasa luar untuk mendukung kepentingan Amerika diwilayah Asia Pasifik baik dalam keadaan damai, situasi krisis maupun perang. Wilayah tanggung jawab PACAF dari bagian barat Amerika hingga bagian timur Afrika, dari Arctic hingga ke Antartika.

Area tersebut merupakan wilayah dimana terdapat lebih dari 44 negara dengan penduduk yang berjumlah mendekati dua milyar orang. Komando ini memiliki sekitar 45.000 personil militer dan sipil, dilengkapi dengan 300 pesawat tempur dan penyerang. Pacific Air Forces pernah terlibat dan mempunyai pengalaman dalam perang dunia kedua, perang Korea, perang Vietnam dan Operasi Desert Storm 1991.

Dislokasi Kekuatan Udara Pacific Air Forces

1. Fifth Air Force – Yokota Air Base, Tokyo, Japan

  • 18th Wing- Kadena Air Base, Okinawa Prefecture, Japan(Pesawat : F-15C/D, KC-135R, HH-60G, E-3 Sentry

  • 35th Fighter Wing- Misawa Air Base, Aomori Prefecture, Japan(pesawat : F-16CJ/DJ).

  • 374th Airlift Wing- Yokota Air Base.(C-130E,C21A,UH-1N)

  • 605th Air and Space Operation Center-Yokota Air Base.

2. Seventh Air Force (AFKOR)- Osan Air Base, South Korea.

  • 8th Fighter Wing-Kunsan Air Base-South Korea (F-16CG/DG, F-16C/D)

  • 51st Fighter Wing-Osan Air Base(A-10/OA, F-16CG/DG, C-12)

  • 607th Air and Space Communication Group-Osan Air Base.

  • 607th Air and Space Operation Center

  • 607th Air Support Group- 607th Air Support Operatin Group.

3. Eleventh Air Force- Elmendorf Air Force Base, Alaska.

4. Thirteenth Air Force (AFPAC)-Hickam AFB, Hawaii (Seasonal).

  • 15th Airlift Expenditionary Group-Hickam AFB(Seasonal)(C-17, C-37, C-40)13th Air Expenditionary Group-Hickam AFB (Seasonal)

  • 613th Air and Space Operation Center-Hickam AFB.

  • 613th Support Group-Hickam AFB.

  • 36th Wing-Andersen AFB Guam (no aircraft assigned).

Rabu, 01 Oktober 2008

PELUANG PURNAWIRAWAN SEBAGAI CAPRES?

Oleh : Prayitno Ramelan
12 Januari 2008

Tahun 2008 merupakan tahun penting bagi partai dan pelaku politik di Indonesia. Mulai terasa persiapan menghadapi pemilu dan pilpres 2009. Konstituen kelihatannya belum akan banyak bergeser dari pemilu 2004, masih dikuasai oleh partai papan atas Golkar dan PDIP. Disusul perebutan konstituen partai menengah PKB, PAN, PPP, PKS dan Partai Demokrat. Baru sisanya diperebutkan oleh parpol lainnya, termasuk partai baru. Budaya paternalistik masih sangat kental dinegara kita, yang juga akan sangat mempengaruhi dunia perpolitikan.

Tiap partai akan menonjolkan figur yang diperkirakan masih figur lama yang sudah cukup dikenal. PDIP tetap akan menggunakan kharisma Megawati putra proklamator Bung Karno, PKB masih dan hanya mampu menonjolkan Gus Dur sebagai keturunan pendiri NU, PAN mengusung Amin Rais, Sutrisno Bachir atau Dien Syamsudin sebagai tokohnya. PKS mencoba mengangkat tokoh Hidayat Nurwahid, PPP pada pemilu lalu mengusung Hamzah Haz mantan Wapres, hingga kini belum mempunyai tokoh yang sangat menonjol, kemungkinan Ketuanya Suryadharma Ali. Partai Demokrat jelas bersandar kepada nama besar Presiden SBY yang tidak perlu diragukan lagi.

Golkar sebagai partai terbesar yang saat itu tidak berhasil mengusung tokoh partainya, masih jauh berfikir untuk menentukan perkiraan calonnya. Beberapa tokoh seperti Agung Laksono, Surya Paloh, Ginanjar, Aburizal Bakri masih membutuhkan kenaikan satu tingkat lagi untuk menjadi sangat terkenal dan masuk bursa ikut persaingan. Secara perlahan Ketua umum Golkar Jusuf Kalla menjadi figur yang harus mulai diperhitungkan. Dengan gaya yang apa adanya, luwes,tegas, bisa menjadi alternatif calon pemimpin masa depan pada situasi dan kondisi masa kini. Walaupun ada aspirasi yang tetap menginginkan berpasangan dengan SBY.

Wiranto yang memenangkan konvensi Golkar saat itu kalah kelas dan terpukul black campaign, tidak mampu bersaing keputaran kedua. Belajar dari kekalahan pilpres 2004, mantan Panglima ABRI Jenderal (Pur) Wiranto bersama beberapa mantan petinggi TNI pada Desember 2006 mendeklarasikan Partai Hanura (Hati Nurani Rakyat). Sedikit demi sedikit image Wiranto-Hanura mulai terbentuk. Apa kelebihannya? Partai ini menggunakan nama hati nurani rakyat, mencoba mengangkat isu kemiskinan. Orang pintar tau bahwa yang tidak bisa bohong adalah nurani, ini yang diarah oleh Hanura.

Untuk menang dalam pemilu 2009, yang perlu diperhatikan adalah masalah perekonomian dan kesejahteraan rakyat. Kenapa? Kalau ingin menang pemilu dan pilpres kita harus bisa menyentuh hati konstituen. Rakyat sudah mulai lebih pintar, kebutuhan mendasarnya hanya ingin dan bisa hidup, mempunyai ruang hidup. Masyarakat selalu membandingkan mana yang lebih enak, pemerintah ini atau yang itu. Teori tolok ukur akan selalu dipergunakan sampai kapanpun. Mereka dalam kondisi masa kini yang sangat sulit, jelas akan membandingkan era pemerintahan Presiden SBY dengan era Presiden Megawati.

Memang saat ini kondisi masyarakat seperti yang dimunculkan di media cetak dan elektronik menyulitkan Presiden SBY sebagai pimpinan nasional. Terlebih “inner circle” nya sering salah omong. Sulit menghilangkan opini hidup rakyat yang semakin sulit. Kelangkaan minyak tanah, kasus kedelai/tempe, pembatasan premium, kenaikan harga pangan, penanganan bencana alam, banjir, lumpur lapindo yang tak kunjung usai, longsor, puting beliung dan lain-lain musibah terkesan terus menjadi masalah rakyat.

Sementara pemerintah yang dianggap rakyat sebagai dewa yang pernah dipilihnya, dengan segala keterbatasannya dan kondisi mental aparat, kebijaksanaan otonomi daerah, kadang terlambat memberi bantuan dan dinilai kurang serius menolong rakyat. Belum lagi apabila dikaitkan dengan merosotnya kondisi perekonomian global, kenaikan harga minyak dunia yang juga berdampak kepada Indonesia.

Dalam kondisi yang serba sulit dan berat ini, pertanyaannya untuk apa para tentara tua (“the old soldier”) itu mau repot dan sibuk bergelut kembali dipanggung politik?.Bukankah lebih enak menikmati masa pensiun, main golf, jalan-jalan, main dengan cucu, membersihkan qolbu dengan zikir dan sekali-sekali pergi umroh. Apa masih ada ambisi?, mencari kesibukan?, nafsu berkuasa?, suka saja atau apa?. Pertanyaan inilah yang kadang orang tidak tahu.

Didalam dunia kemiliteran seorang prajurit dididik pertama berke-Tuhan-an YME, kemudian mencintai negaranya yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia. Disinilah jawabannya, yaitu jiwa pengabdian kepada bangsa dan Negara. Dalam dada tiap prajurit TNI, pengorbanan jiwa demi bangsa dan negara bukanlah suatu yang istimewa, tetapi suatu keharusan. Semangat pengabdian dan berkorban terpatri dan terus terbawa hingga dia pensiun dan tidak pernah mati, baru akan berahir diliang lahat.

Banyak yang tidak tahu bagaimana prajurit saat itu harus meninggalkan rumah dan keluarganya selama satu tahun bertugas didaerah operasi,menjaga puncak gunung di kawasan Timor Timur, Aceh, Papua dengan ancaman jiwa tiap saat. Banyak yang tidak tahu masih berapa ribu pahlawan/anggota TNI yang hingga kini masih dimakamkan di Timor Leste dengan kondisi tidak terawat, tidak didatangi keluarganya dan jelas tidak akan dihormati oleh bekas lawannya.

Kesadaran, jiwa korsa, rela berkorban, cinta Negara, dan ingin memperbaiki keadaan itulah yang menyebabkan jago-jago tua kembali keluar kandang untuk mengabdi kepada bangsa dan Negara ini. Komposisi mantan Panglima ABRI Wiranto, dibantu dua mantan Kepala staf AD dan AL, Mantan Wapangab serta beberapa purnawirawan jenderal bergabung bersama politisi di Hanura akan meramaikan dunia perpolitikan ditanah air.

Hingga saat ini purnawirawan TNI yang terlihat akan ikut berkompetisi adalah Jenderal TNI (Pur) Susilo Bambang Yudhoyono yang sudah mapan dengan Partai Demokrat, Letjen TNI (Pur) Sutiyoso masih mencari kendaraan politik, Jenderal TNI (Pur) Wiranto dengan Hanura, dan Letjen TNI (Pur) Prabowo dengan Partai Gerindra. Mereka tidak perlu ditakutkan, seperti yang dikatakan mantan Panglima ABRI Wiranto, tenang saja kami bukan militer lagi, itu yang diungkapkannya. Memang para purnawirawan itu sudah kembali menjadi warga sipil, tetapi mempunyai pengalaman kepemimpinan dan pengetahuan yang akan sangat bermanfaat bagi bangsa ini. Pertanyaannya bagaimana peluang para old soldiers tersebut?.

Survey Puskapis yang dilakukan 2-17 Juli 2007 menyebutkan Indonesia membutuhkan figur pemimpin yang berani, tegas, visioner, kapabel. Pasangan presiden dan wakilnya yang paling cocok diisi oleh pasangan calon yang berlatar belakang militer dan sipil/parpol atau sebaliknya (52%), terutama militer yang matang dibirokrasi. Persepsi masyarakat akan kebutuhan pemimpin kombinasi militer sipil atau sebaliknya, memberikan peluang kepada mereka.

Jelas banyak elit yang khawatir dan tidak setuju, tetapi pada akhirnya rakyat juga yang akan memutuskan siapa pimpinan nasional yang dipercayainya. Memang kita belum tahu dinamika politik satu tahun kedepan, tetapi pasangan Calon Presiden dan Wapres 2009 akan lebih solid dan kuat apabila terbentuk dari komposisi sipil militer dari kelompok dan warna yang sama. Kita tunggu saja!

ARTI TIMOR LESTE BAGI AUSTRALIA






Oleh : Prayitno Ramelan, Analis Lembaga Indset
Sumber : KORAN SEPUTAR INDONESIA - 15 Mei 2008

Timor Leste, yang resmi menjadi sebuah negara sejak 20 Mei 2002, adalah sebuah negara kecil dan miskin. Negara ini kecil karena dahulu hanya merupakan salah satu provinsi dari Indonesia. Jumlah penduduknya saja hanya 924.642 jiwa, dan tingkat pertumbuhan penduduknya 2,059% (CIA World Fact Book). Secara kesejahteraan, negeri inipun sangat kekurangan. Sekitar 40% penduduk hidup dibawah garis kemiskinan. Negeri ini pada 2004 hanya mampu mengais GDP nonmigas sebesar USD339 juta, dengan GDP per kapita USD366.

Lebih lanjut, sejak krisis April-Mei 2006, pemerintah Timor Leste sangat mengharapkan bantuan komunitas internasional untuk mengatasi masalah pengungsi. Sedikitnya USD22 juta telah dikucurkan oleh negara-negara donor internasional untuk menangani pengungsi. Pada 2008 ini, untuk menanggulangi bencana alam, Timor Leste hanya mempunyai anggaran USD1 juta dari kebutuhan USD14,79 juta.

Terlepas dari fakta-fakta diatas, ditinjau dari komponen intelijen geografis, Timor Leste sejatinya justru mempunyai nilai sangat strategis. Setidaknya itu bisa dilihat dari banyaknya negara telah membuka perwakilan diplomatik di Dilli. Ada Australia, Amerika Serikat, Jepang, Indonesia, Selandia Baru, Portugal, Malaysia, Korea Selatan, Irlandia dan Komisi Eropa. Disamping itu beberapa negara lainnya menjalin hubungan diplomatik dengan merangkap perwakilannya dengan Jakarta.

Namun, dari sekian negara yang menjalin hubungan dengan Timor Leste, Australia`justru yang tampak memiliki relasi sangat dekat dengan Bumi Loro Sae itu. Banyak yang menilai kedekatan Australia selama ini lebih karena diplomasi kandungan minyak diwilayah Timor Leste. Faktanya bisa lebih dari itu. Australia mulai menanamkan pengaruhnya sejak proses referendum pada pertengahan 1999 hingga kini. Pasukan Australia yang merupakan bagian dari pasukan yang tergabung dalam misi perdamaian PBB masih tetap berada di Timor Leste untuk menjaga keamanan negara tersebut.

Di kala Presiden Ramos Horta tertembak dalam insiden percobaan kudeta, Australia pun segera mengambil langkah penyelamatan karena tahu apabila Horta meninggal, Timor Lerste akan menjadi kacau. Pada tanggal 15 Pebruari 2008, beberapa hari setelah terjadinya upaya kudeta yang gagal itu, PM Australia Kevin Rudd berkunjung ke Timor Leste selama beberapa jam guna menunjukkan dukungan pada pemerintah. Rudd juga menyetujui penambahan 350 tentara Australia setelah pertemuan dengan PM Gusmao dan pemimpin partai Fretilin yang beroposisi Mari Alkatiri.

Selanjutnya di Canbera Rudd menyatakan, Australia ingin memainkan peranannya dalam menjamin keamanan dan stabilitas Timor Leste. Dia menyatakan kembali dukungannya terhadap pertumbuhan dan pembangunan jangka panjang di Timor Leste. Statement tersebut menunjukkan nilai dan arti penting Timor Leste bagi Australia. Dalam kaitan kebijakan pertahanan negaranya, PM Kevin Rudd memang lebih fokus pada pelibatan untuk mengamankan Australia dari ancaman dikawasan Asia-Pasifik daripada diluar kawasan.

Krisis kawasan dinilai akan berpengaruh langsung terhadap keamanan nasionalnya. Kekuatan militer harus mampu diproyeksikan kekawasan disekitarnya yang dinilai rawan, tidak stabil, ekonominya lemah, ataupun gagal dalam menangani keamanan dan ketertiban. Australia selalu memandang musuh akan datang dari utara, karena itu arah pertahanan difokuskan ke utara. Sistem pertahanan lapis pertamanya adalah early warning radar. Australia memiliki Jindalee Operational Radar Network (JORN) yang mampu memonitor kawasan sejauh 3000 km, hingga Pulau Jawa, Kalimantan, Maluku, Papua, Solomon bahkan mungkin hingga Filipina.

Australia memiliki pesawat F-111, F/A 18A Hornet, Hawk MK127, PC-9 dan kini sedang memesan 24 buah pesawat F/A-18F Block 2 Super Hornet yang dapat mengangkut senjata hingga 8050 kg. Direncanakan pesawat-pesawat tempur canggih itu akan datang antara tahun 2013-2015. Australia menunjukkan keinginan memiliki pesawat siluman F-22 Raptor yang jauh lebih canggih. Pesawat angkut C-130 Hercules dan C-17 Globemaster merupakan tulang punggung angkutan udara militernya.

Selain itu Australia sudah membeli 59 tank termodern M1.A1/2 Abrams dimana 41 buah diantaranya disimpan di Darwin. Australia juga memiliki kapal laut angkut cepat yang mampu mengangkut satu brigade pasukan lengkap dengan peralatannya.

Dalam strategi penangkalan ancaman dari utara, Australia pun dapat menggunakan wilayah Papua Nugini sebagai pangkalan operasi sewaktu-waktu. Detail kawasan maluku dan papua pun sudah dikuasainya dengan lengkap, termasuk pangkalan udaranya. Ini karena pada 1980, Negeri Kanggurulah yang melakukan pemetaan kawasan tersebut dalam operasi pemetaan Pattimura 80.

Untuk melengkapi kebutuhan gelar kekuatan, kini satu peluang coba diraihnya lagi dengan menanam pengaruh di Timor Leste. Negara baru ini sangat memungkinkan dijadikan pangkalan terdepannya untuk menggelar pesawat tempur dan pengebomnya apabila muncul ancaman dari kawasan Asia. Di Baucau misalnya terdapat sebuah landasan panjang yang memenuhi syarat untuk dislokasi pesawat tempurnya.

Nah, paparan diatas menunjukkan aspek penting serta nilai strategis lain dari Timor Leste bagi Australia selain diplomasi minyaknya. Australia selalu memperhitungkan kemungkinan timbulnya konflik dengan Indonesia yang dinilai unpredictable. Bahkan pemerintahan John Howard pernah menyatakan akan melakukan pre-emptive strike kekawasan disekitarnya bila Australia merasa ada ancaman, termasuk ke Indonesia yang diperkiraan terdapat tempat pelatihan teroris.

Sejarah pernah berbicara, saat operasi Trikora dan Dwikora, Indonesia ”tiba-tiba” memiliki pesawat pengebom TU-16 yang saat itu termodern didunia. Pesawat ini dapat mencapai daratan Australia tanpa AU Australia mampu menangkalnya. Australia telah belajar dari pengalaman tersebut. Berikutnya mereka juga belajar tatkala diplomasi militer kita, khususnya Angkatan Udara Indonesia mampu memaksa Belanda untuk melepaskan Irian Jaya atas desakan Amerika Serikat.

Definisi ancaman lain bagi Australia adalah serangan peluru kendali jarak jauh. Australia sudah menyetujui akan membantu AS dalam pengembangan pertahanan rudal (peluru kendali). Hal tersebut berkait dengan uji rudal balistik Korea Utara pada 1998 yang dapat menjangkau Washington, Tokyo dan Canbera.

Dalam konteks The Australia, New Zealand, United States Security Treaty (ANZUS), Australia juga sedang menimbang untuk memperoleh sistem pertahanan AEGIS dari AS, sistem persenjataan interkoneksi dan interaktif yang mengintegrasikan secara penuh matra udara dan laut dengan satelit yang memberikan umpan balik. Ini adalah sistem tercanggih yang mampu memonitor dan menangkal serangan rudal sekalipun.

Kerjasama pertahanan dalam ANZUS, hubungan dengan Papua Nugini, serta kemungkinan penggelaran kekuatan di Timor Leste menjadi bagian penting bagi pertahanan Australia dimasa mendatang. Karena itu walau kecil, Timor Leste bagi Australia merupakan negara yang mempunyai nilai vital dan strategis.

Dari Timor Leste, AU Australia akan dapat langsung mengontrol kawasan Asia Tenggara dan menyergap lawan jauh diluar wilayah negaranya. Pesawat penyerangnya juga akan lebih efektif dan efisien apabila diperlukan untuk mencapai jantung pertahanan Indonesia dan pusat pemerintahan Jakarta. Mudah-mudahan kita tidak melupakan masalah yang satu ini, karena tengah disibukkan dengan diskusi kenaikan harga BBM, pemilihan kepala daerah danpemilihan presiden. (*)

PEMILIHAN SEBUAH STICK GOLF





Oleh : Prayitno Ramelan
PGAU (Persatuan Golf TNI Angkatan Udara)

Stick golf adalah benda kesayangan golfer, banyak sekali uang dihabiskan untuk mencari stick yang dirasa cocok dengannya, terus tidak pernah ada habisnya. Tidak ada rasa puas walaupun seorang golfer sudah memiliki stick yang sangat mahal dengan merek terkenal sekalipun. Bagi seorang pemula, banyak yang membeli stick apa adanya, hanya karena saran teman atau majalah, itupun banyak yang salah, hanya didasari pengalaman saja.


Stick golf masa kini adalah sebuah alat berteknologi, dibuat dengan penelitian mendalam, mulai dari pemilihan jenis materialnya, bentuk aerodinamis, sweetspot, loft, kelenturan shaft, MOI dan banyak lagi hal-hal lainnya. Bagi golfer apabila akan membeli stick golf, disamping pertimbangan harga, ada hal mendasar yang harus diketahui, yaitu kecocokan stick dengan karakter dan skill si pemain.


Pegolf harus menentukan pilihan terhadap terhadap tiga hal yaitu Shaft (kelenturan, torque ,kickpoint), Swing Weight dan Loft (terutama utk driver)/iron loft biasanya sudah standard.

Pertama, dia tahu berapa swing speed nya rata-rata. Swing speed dapat dicek misalnya dengan alat Vector Pro Launch Monitor. Pegolf kita rata-rata tidak tahu, bahkan tidak perduli berapa swing speednya, karena tidak tahu dimana dan bagaimana dapat mengeceknya dan apa kegunaannya. Swing speed berkaitan sangat erat dengan pemilihan shaft. Umumnya swing Speed orang Indonesia berkisar antara 70-110 Mph, walaupun ada juga yang lebih. Dari tabel Driver Swing Speed Chart, mereka yang swing speednya antara 82-94 Mph maka sebaiknya memilih shaft yang Regular, swing speednya 94-106 Mph lebih cocok menggunakan Shaft yang Stift (S), swing speednya 66-82 Mph menggunakan shaft A (Average/Senior), swing speed 45-66 Mph lebih cocok dengan shaft L/LL (Lite atau double Lite/umumnya lady).


Kedua, pegolf harus tahu berapa swing weight yang cocok dengan dirinya. Swing Weight, yaitu suatu rasa/berat bandul stick pada saat diayunkan. Ukuran swing weight sebuah stick golf diberi nilai besaran dengan huruf C, D dan E,dan diikuti dengan angka mulai dari 0-9, diukur dengan alat weight balancer. Sebagai contoh driver dengan panjang 45 inch, berat shaft 55 gr, grip 50 gr, berat head 198 gr (total 304 gr) adalah stick dengan swing weight D-0, driver dengan berat total 310 gr, panjang shaft 45 inch adalah D-1, biasanya pada shaft driver (ditoko) tertulis swing weight sebuah stick.

Pemilihan swing weight untuk seorang pegolf agak sulit ditentukan, karena sangat erat kaitannya dengan karakter, fisik dan perasaan pegolf itu sendiri. Kebutuhan swing weight hanya dapat dirasakan oleh pegolf bersangkutan, yaitu perasaan nyaman yang pas terhadap berat stick pada saat diayunkan, tidak terlalu terasa berat dan tidak terlalu terasa ringan, sangat berpengaruh terhadap hasil pukulan baik driver maupun iron.

Pegolf harus mempunyai pegangan swing weight driver miliknya kita misalnya D-1, apabila suatu saat pukulan kacau karena stick terasa terlalu berat/ringan, tinggal menurunkan/menaikkan menjadi D-0/D-2, jadi ada dasar ukuran untuk pergeseran swing weight, tidak semaunya saja. Tentukan sendiri sebuah swing weight, jangan tergantung kepada orang lain, kecuali pada orang yang menguasai masalah ini.

Secara umum dapat disampaikan Recomended Swing Weight for Asian Golfer, Wood 1 (panjang shaft graphite/steel 45 inch, loft 9-12 derajat, Swing Weight D-0), Wood 3 (panjang shaft graphite/steel 43inch, loft 15 derajat, lie 14 derajat, Swing Weight D-1), Wood 5 ( panjang shaft graphite/steel 42 inch, loft 18 derajat, lie 18 derajat, Swing Weight D-1), Iron 3 (Swing Weight C-9), Iron 4 (SW D-0), Iron 5 (SW D-0), Iron 6 (SW D-0), Iron 7(SW D-1), Iron 8(SW D-1), Iron 9(SW D-1), PW (SWD-2), A (SW D-2), S (SW D-3).Data diatas hanyalah data standard yang direkomendasikan untuk orang Asia yang berpostur rata-rata kecil, sehingga dengan menggunakan rekomendasi dasar tersebut stick golf diharapkan akan terasa lebih enak dan pas pada saat dipakai.

Ketiga, bagi pegolf amatir, disarankan menggunakan driver dengan loft antara 10,5-13 derajat. Persepsi yang selama ini salah pada kalangan golfer kita adalah dengan menggunakan Loft (sudut) Driver yang kecil, bola terbang tidak akan tinggi dan jarak pukulan akan lebih jauh. The Golden Rule dalam golf adalah “high launch + low spin = greater distance”, dimana kunci mengoptimumkan launch condition adalah mengoptimumkan kombinasi 3 variable yaitu spin rate, launch angle dan ball speed.

Sebagai contoh apabila kita memukul dengan : (launch angle 13-15 derajat, ball speed 140 Mph, Spin Rate 3300-3650 RPM) atau (launch angle 16-17 derajat, ball speed 120 Mph dan Spin Rate 3750-3900 RPM) maka akan tercapai Optimum Launch Condition. Bagi pegolf profesional, sudut kecil sebuah driver tidaklah masalah, karena yang bersangkutan sudah sangat terlatih, para pro internasional banyak yang menggunakan loft drivernya antara 7-9 derajat.

Swing mereka stabil, mampu memenuhi kriteria persyaratan untuk sebuah pukulan yang sempurna yaitu launch angle sesuai yang dibutuhkan, ball speed yang tinggi (berkaitan dengan swing speed yang tinggi/pro Barat rata-rata swing speednya 120-130 Mph) dan pemilihan bola yang tepat (berkaitan dengan spin rate).

Bagi pemain amatir, terlebih pegolf berhandicap besar, penggunaan driver dengan sudut yang kecil akan lebih menyulitkan untuk mencapai hasil yang maksimal dan stabil, kemampuannya untuk kebutuhan launch angle biasanya belum terpenuhi, termasuk beberapa kriteria lainnya.

Apabila pemilihan stick sudah memenuhi syarat, mudah-mudahan handicap cepat terpangkas. Golf adalah olahraga kenikmatan dihati, maksudnya nikmat apabila kita main under handicap, kesal apabila kita main oversec (diatas limapuluh), selain ditertawakan lawan main, lama-lama dompet tipis juga. Demikian beberapa hal mendasar mudah-mudahan bermanfaat bagi rekan-rekan pegolf ditanah air.